Busana

Atakpembantai © 2020


BUSONO

Rajutan benang jingga menyulam ke dasar singgasana
Perihal sobekan dosa yang kian hari semelebar-lebar
Di tulis dengan pena nasib beserta tinta lalai

Mustika ubun-ubun pasir diam dalam resapan ombak
Acuhkan langit dan langit-langit yang senantiasa menjadi saksi eratnya genggaman dusta
Dusta akan pelita jingga yang mewarna jiwa

Tampak sedikit lusuh baju yang ku pakai
Meronakan ciri khas makhluk tua yang rapuh dalam lamanya usia
Membendung aliran-aliran cinta bersama kebenciannya
Di temani malaikat kecil yang menari riang di tengah lapang

Kubasuh lusuh dalam genangan tirta petuah
Semakin semelebar-lebar sobekan basah
Baju yang tak terganti ini slalu menahan amarah

Sejenak kulepaskan dalam layunya impian
melayu & merayu dalam dekapan Tuhan
Dan di kembalikan lagi pada benang anyar

Menenun ke anyaran benang di sebuah tenung yang tenang
Harapkan gantikan baju lama yang tlah lama
Dan menyimpannya dalam sunyi dalam-dalam
Satukan baju & raga di angkasa suasana

Benang jingga mulai menguning
Dalam nyanyian sesepuh yang mengiring
Buat dinding-dinding makin merinding
Suguhkan jahitan rapi & indah mengeliling


Atakpembantai

Komentar

Kunjungi juga