Taak Tersapaa

Berjalan mengitari dunia
Menjadi bongkahan kerikil besar
Menjadi sandungan sang pejalan
Tidak berarti layaknya hati mati
Terus melangkah menerjang arah
Sesekali lelah dengan sangat lemah
Harapkan mas Huda dari Maha Anugrah

Terpekik oleh singkiran langkah
Menjadi sampah bernada Arwah
Arwahku membisu seakan mengalah
Tetesan hujan tak sampai basah
Membasahi perasaan jiwa-jiwa surga beserta bidadariNya

Hanya senandung rindu yang terhalang kebodohan
Semakin bodoh karena miskin nya pembudakan
Harapkan langit sedikit mengenal

Namun sampah tetaplah sampah
Terkadang menjadi tak tahu diri bahwa telah diciptakan
Biar saja aroma keraguan menghantui
Berbuah kemunafikan yang semoga tak abadi
Hanya pasrah pada Ilahi yang di curigai
Menghilangkan rasa syukur atas semua rejeki

Sepi
Sepinya hati menyepikan binar firdaus
Terbelalak mata di hadapan cinta
yang berkobar dan siap membakar
Membakar dusta dari linglungnya manusia

yah...
Apalah daya
Jika benar demikian
Hamba tetap terima meski tanpa lapang dada
Dadaku yang sesungguhnya milik Mu
Sudah di cumbui iblis & di perkosa setan-setan nya
Yang mungkin juga setanku sendiri

Hembusan nafas yang Baginda hadiahkan
Hanya menjadi lalu bagi manusia surga yang tanpa sengaja tersandung dosa
Sudah nasib bagi kerikil lemah yang tersandang dosa
dan Beserta semua rasa curiganya
dan Beserta semua kegoblokannya 

Jika benar hadir sebuah kesempatan yang hiraukan kesempitan
Hanya harapkan setetes kasih yang bukan kasihan
Hanya harapkan sebutir cinta yang bukan prasangka




@takpembantai

Komentar

Kunjungi juga