Melayu-layu
Sebuah harmonika muda menari dalam nada sendu
Mengolah aliran nafas yang tenang namun di buntuti rasa gelisah
Bersandar dalam semangat-semangat sahabat yang masih percaya
Meng elokkan nada sendu menjadi merdu
Beratnya sebuah kehidupan yang memikul tanggung jawab
namun pertanggungan dan jawabannya masih di tahan
Reruntuhan bata merah yang menodai udara bekas peradaban masalalu
Diriku bertanya kembali dengan membawa jawaban yang sama
Terasa tak terpuaskan oleh permainan politik kecil yang dari kemarin menggelitik
Menggelitik di fikiran dan hatiku yang lama-lama membuatku muak juga
Ah...................
Helaan nafas panjangku tak berujung semi
Malah seringkali daku di ketawai oleh setan atau malaikat bahkan iblis akupun tak tahu menahu mengetahui mereka
Yaa Tuhan,,,,,,,,,,,,,,,
Terkadang aku berfikir ingin hidupku nyaman dunia dan disana
Alangkah indahnya mendapat semua yang ku inginkan
Alangkah leganya mempunyai hati yang sedikit luas
Hingga resah dan gelisah serta khawatirku akan tenggelam olehnya
Yaa Tuhan,,,,,,,,,,,,,,,
Mohon berikanlah sesuatu hal yang hanya hamba dan Engkau serta orang-orang yang Kau kehendaki yang mengerti
Sesuatu yang tidak bisa di tulis atau di baca
bahkan tidak pula di ungkapkan dan di bicarakan
Yaa Tuhanku,,,,,,,
Tiada tempat untuk aku berlindung dan meminta selain kepada Engkau
Mohon kabulkanlah Tuhan,,,,,,
Serta demi keagunganMu yang meliputi segala langit dan bumi
Aku mohon berilah aku perlindungan seperti perlindungan-perlindungan yang Anda berikan pada pendahuluku yang beriman
Maha Suci Allah, rasa Syukur hanya pantas terhaturkan pada Allah, dan keagungan selamanya milik Allah.
Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali bersama Allah.
Komentar
Posting Komentar